Selamat datang di BLOGnya Pak Boedi

Thursday, 12 July 2012

GAK LULUS SNMPTN 2012 ,...AMBILAH ..HIKMAHNYA...


Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) merupakan jalur yang paling banyak diambil oleh siswa setelah lulus dari SMA. Untuk menembus perguruan tinggi negeri memang diperlukan kerja keras. Jalan satu-satunya yaitu dengan belajar ekstra. Sulit rasanya untuk kita menjawab soal apabila tidak melakukan banyak latihan menjawab soal yang mirip.
Sebanyak 618.804 peserta SNMPTN 2012 yang bersaing untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri. Pasalnya siswa harus memperebutkan 106.363 kursi di perguruan tinggi negeri. Total pendaftar ujian SNMPTN ini meningkat 14 % dari tahun sebelumnya. Pada 2011 total pendaftar sebanyak 540.953, sedangkan tahun 2012 ini meningkat menjadi 618.804 peserta. Yang terdiri dari 570.771 pendaftar regular dan 48.032 pendaftar beasiswa bidik misi. Perguruan tinggi negeri yang berpartisipasi dalam SNMPTN sebanyak 61 PTN dengan 2.340 program studi. Yakni 54 PTN dari Kemendikbud dengan 2.123 program studi dan tujuh PTN di bawah Kementrian Agama dengan 217 program studi. (www.bisnis.com, 6 Juli 2012).

Kali ini penulis sangat mengapresiasi siswa yang berhasil dalam mengikuti jalur SNMPTN 2012 dan dinyatakan lulus masuk perguruan tinggi negeri yang ada di seluruh Indonesia. Namun di antara ribuan orang hanya beberapa persennya saja yang diterima. Hal ini karena memang daya tampung perguruan tinggi negeri dibatasi dan tidak sembarang orang yang bisa masuk ke sana.

"Bagi yang tidak lolos bukan berarti pendidikan telah berakhir, yang penting tidak boleh putus asa, masih ada jalur lain yang bisa ditempuh untuk melanjutkan pendidikan" kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohamad Nuh seusai menghadiri raker postur anggaran pendidikan di DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Senin 25/6 lalu. (Okezone.com, 25 Juni 2012).

Untuk di Sumatera Utara, Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas Negeri Medan (UNIMED) menjadi tujuan peserta SNMPTN. Seluruh siswa dari berbagai daerah berebut untuk mendapatkan kesempatan kuliah di perguruan tinggi negeri tersebut. Maka seluruh siswa berkompetisi dalam ujian SNMPTN.

Namun ketika pengumuman itu dilihat oleh seluruh peserta yang mengikuti SNMPTN banyak sekali yang merasa kecewa karena tidak lulus. Hal itu jangan dijadikan boomerang bagi diri sendiri. Jadikanlah itu pelajaran yang sangat berharga dalam proses pembelajaran. Ketika kita mendapatkan sesuatu yang tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan berarti itu belum rezeki bagi kita. Dan pastinya akan ada jalan lain yang bisa membuat kita menjadi orang sukses.

Belajar bisa di mana saja, tidak peduli waktu dan tempatnya. Kalau kita tidak lulus di perguruan tinggi negeri kita bisa masuk ke perguruan tinggi swasta. Karena pada dasarnya perguruan tinggi manapun memiliki tingkat kualitas dan kuantitas mahasiswanya. Banyak tempat untuk berkuliah, dimanapun itu kalau memang serius pasti akan memperoleh hasil yang maksimal.

Kalau melihat pengumuman yang menyatakan tidak lulus pastilah semua orang kecewa. Tapi kita bisa mengambil kesimpulan terhadap hasil yang kita capai. Pertama sekali mungkin kita akan mengkoreksi diri. Apakah kita sudah benar-benar belajar dan menjawab soal dengan baik. Atau mungkin karena faktor belum rezeki untuk berkuliah di perguruan tinggi negeri. Karena pasti saja ada tanggapan dalam diri kita bahwa kita sudah maksimal.

Tumbuhkan Semangat

Tidak semua apa yang kita inginkan bisa kita dapatkan. Ini terbukti dalam perjalanan siswa yang ingin masuk ke perguruan tinggi negeri namun harus mengurungkan niatnya karena tidak lulus. Semua menginginkan kelulusan dan mencicipi berkuliah di perguruan tinggi negeri apalagi itu favorit. Kesuksesan seseorang bukan dilihat dari tempat belajarnya melainkan kesungguhannya. Kalaupun lulus di perguruan tinggi negeri namun tidak ada keseriusan dalam belajar hasilnya akan hancur.

Maka untuk siapapun yang lulus ujian SNMPTN harus benar-benar menghargai kerja kerasnya dan orang tua. Orang tua memegang peranan penting dalam setiap pendidikan anaknya. Orang tua selalu ingin menjadikan anaknya terbaik di antara yang baik. Ketika sudah mendapatkan kesempatan untuk kuliah di perguruan tinggi negeri harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Karena banyak orang yang ingin masuk perguruan tinggi negeri namun harus mengurungkan niatnya karena tidak lulus.

Akan banyak sekali pelajaran yang didapat di bangku perkuliahan. Baik itu yang ada di kurikukulum maupun pelajaran yang tidak ada di kurikulum. Semua itu akan didapatkan apabila kita tidak menjadi mahasiswa apatis dan pragmatis. Memang seharusnya mahasiswa itu harus memiliki sikap peduli terhadap apa yang terjadi di sekitarnya.

Dan siapapun yang tidak lulus harus menghargai hasil yang telah dicapai. Apapun itu, berarti itulah kemampuan kita. Jangan patah semangat untuk belajar. Masih ada kesempatan mencoba ujian lagi di tahun mendatang. Atau tetap bekuliah namun di perguruan tinggi swasta. Jangan terlena dengan hasil yang didapat. Itulah yang selama ini ada pada diri siswa yang akan menjadi calon mahasiswa.

Semangat itu sangat penting untuk ditumbuhkan. Berbagai masalah pun tidak dapat di selesaikan kalau kita tidak ada semangat menghadapinya. Maka tumbuhkanlah semangat menjadi mahasiswa yang dapat merubah wajah negara ini. Menjadi mahasiswa harus lebih aktif dan peduli dengan apa yang terjadi. Banyak sekali yang didapat ketika sudah menjadi mahasiswa. Bukan seperti di SMA yang setiap harinya masuk pukl 07.15-14.00 dan harus berseragam.

Jangan cepat mengurungkan niat untuk berkuliah. Cari solusi secepatnya agar semua bisa berjalan dengan baik. Coba cari universitas yang mungkin bisa menjadi tempat belajar yang nyaman dan mampu mengembangkan potensi diri kita. Perjuangan itu tidak boleh berhenti begitu saja. Memang butuh pengorbanan yang besar. Tapi apabila nantinya bisa menjadikan diri kita lebih baik kenapa tidak.

Mulai sekarang cobalah mengambil kesimpulan yang positif dari apa yang didapat. Banyak jalan untuk menjadi orang sukses. Tinggal bagaimana diri kita mengatur dan memposisikannya. Kalau belajar itu bisa di mana saja dan kapan saja asal ada niat. Jangan patah semangat. Tetap saja berjalan untuk mencapai cita-cita. Saya ingat apa yang dibilang guru saya "Maksud hati hendak memeluk gunung, apalah daya tangan tak sampai" namun sekarang itu harus dirubah menjadi "Maksud hati hendak memeluk gunung, sedaya upaya haruslah sampai". ***
DISARIKAN DARI:
Hasil SNMPTN 2012 Jadikan Pelajaran
Oleh : Fadli Akbar Lubis.
HARIAN ANALISA

No comments:

Post a Comment

 
Support : Copyright © 2011. MAKALAH PENDIDIKAN INDONESIA - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger